PEMODELAN JUMLAH KEMATIAN NEONATAL DI PROVINSI SULAWESI SELATAN MENGGUNAKAN REGRESI POISSON INVERSE GAUSSIAN

Penulis

  • Irwan Irwan
  • Wahidah Alwi
  • Nurhasanah Nurhasanah

DOI:

https://doi.org/10.24252/teknosains.v15i2.17450

Abstrak

Kematian neonatus adalah kematian bayi yang lahir hidup sampai dengan 28 hari sejak lahir. Angka kematian neonatal di Provinsi Sulawesi Selatan pada tahun 2018 masih cukup tinggi yaitu sebanyak 799 kasus. Oleh karena itu, diperlukan suatu analisis untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berpengaruh signifikan terhadap jumlah kematian neonatus. Dalam penelitian ini, jumlah kematian neonatus dapat dimodelkan dengan menggunakan analisis regresi Poisson. Namun pada model ini terdapat masalah overdispersi sehingga analisis dilanjutkan dengan menggunakan analisis regresi Gaussian inverse Poisson sehingga diperoleh hasil hanya satu variabel yang berpengaruh signifikan terhadap jumlah kematian neonatus yaitu variabel persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan (x〗_7)). Model regresi Gaussian inverse Poisson yang diperoleh untuk jumlah kematian neonatus di Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2018 adalah μ̂=exp(4,97785−0,11603x7).

Unduhan

Diterbitkan

2021-08-19

Cara Mengutip

Irwan, I., Alwi, W., & Nurhasanah, N. (2021). PEMODELAN JUMLAH KEMATIAN NEONATAL DI PROVINSI SULAWESI SELATAN MENGGUNAKAN REGRESI POISSON INVERSE GAUSSIAN. Teknosains, 15(2), 137–143. https://doi.org/10.24252/teknosains.v15i2.17450

Terbitan

Bagian

Artikel